Sabtu, 30 November 2019


Tugas Manajemen Pemasaran Era Revolusi Industri 4


Sistem Informasi Global
Sistem informasi global adalah sistem informasi yang berbasis komputer yang melintasi batas batas negara dimana perusahaan multinasional dengan sistem tersebut bisa mengintegrasikan seluruh kegiatan perusahaan seperti penyusunan strategi, pelaksanaan operasi antara perusahaan induk dengan perusahaan cabangnya bahkan yang di mana perusahaan cabangnya telah tersebar di berbagai negara lainnya.

Pengertian Riset Pemasaran Menurut Para Ahli
Riset pemasaran adalah suatu penelitian yang sistematis serta diawali dari perumusan masalah, tujuan penelitian, pengumpulan informasi, pengelolaan informasi hingga interpretasi dari hasil penelitian. Pengertian menurut para ahli adalah sebagai berikut:
  1. Menurut Philip Kotler, marketing research ialah perencanaan, pengumpulan, analisis serta pelaporan yang telah disusun secara sistematis berdasarkan data atau aneka penemuan yang sesuai dengan situasi pemasaran tertentu.
  2. Menurut American Marketing Association, riset pemasaran ialah fungsi yang dapat menghubungkan antara konsumen dan publik dengan pemasar melalui adanya informasi dalam mengidentifikasi serta mendefinisi peluang maupun masalah pemasaran. Dari sini akan dilakukan penyempurnaan hingga evaluasi upaya pemasaran agar kinerja pemasaran bisa dipantau serta aneka masalah yang muncul dapat diatasi.
  3. Menurut Robby Susatyo, pengertian dari marketing research menurut makalah riset pemasaran ialah pengidentifikasian secara lebih objektif serta sistematis yang berlanjut pada pengumpulan, analisis hingga perangkaian data yang tujuannya ialah memperbaiki proses pengambilan keputusan. Hal ini masih erat kaitannya degnan solusi permasalahan serta penentuan aneka peluang di dalam proses pemasaran tersebut.

Tujuan Riset Pemasaran

Dengan dilakukannya riset pemasaran memiliki tujuan. Tujuannya sendiri yaitu agar dapat diketahui dan dilakukan analisa akan berbagai hal yang dibutuhkan pasar atau masyarakat serta agar dapat diketahui pesaing bisnis yang muncul. Melalui marketing research, akan dapat diketahui aneka jenis produk maupun jasa yang ditawarkan, di mana produk maupun jasa tersebut dibutuhkan serta kualitas seperti apa yang dibutuhkan konsumen dari produk serta jasa tersebut.

Langkah-langkah Riset Pemasaran

Proses riset pemasaran akan melalui serangkaian langkah-langkah yang dilakukan secara sistematis dan terpadu. Berikut adalah langkah-langkah yang dilakukan dalam serangkaian proses marketing research.
  1. Pertama adalah identifikasi masalah. Pihak perusahaan akan terlebih dahulu mengidentifikasi masalah apa yang muncul dalam bidang pemasaran sehingga dibutuhkan riset lebih lanjut.
  2. Setelah masalah teridentifikasi, langkah berikutnya adalah perumusan kerangka teori. Di sini, langkah-langkah penyelesaian masalah melalui riset akan dirumuskan lebih lanjut.
  3. Ketiga adalah formulasi desain riset. Riset yang hendak dijalankan makin dimatangkan dalam tahapan ini agar bisa dijalankan dengan baik dan hasilnya optimal.
  4. Keempat ialah aktivitas lapangan termasuk pengumpulan data. Petugas riset akan terjun ke lapangan dan melakukan aktivitas pengumpulan data sesuai metode yang telah dirumuskan sebelumnya.
  5. Kelima, dilakukan persiapan serta analisis data. Data hasil riset di lapangan akan diolah dalam tahapan ini agar bisa disajikan dengan rapi.
  6. Terakhir, akan dibuat laporan marketing research serta presentasi hasil dari penelitian atau riset yang dijalankan. Dari keseluruhan tahapan di atas, diharapkan akan didapat hasil yang optimal terkait langkah-langkah yang harus diambil selanjutnya berdasarkan hasil riset untuk kemajuan perusahaan ke depannya.

Contoh Riset Pemasaran

Adapun contoh riset pemasaran sangat banyak ditemukan dan hampir pasti akan dilakukan oleh tiap pelaku usaha. Contoh sederhana adalah apabila kita hendak berjualan pulsa, maka kita lakukan survey terlebih dahulu berapa harga pulsa di pasaran. Tujuannya agar kita bisa menetapkan harga sesuai standar pasar, tidak terlalu rendah dan tidak terlalu tinggi.
Contoh riset pemasaran produk minuman juga tidak jauh berbeda. Misalnya kita hendak menjual es, maka kita lakukan survey es apa yang diminati masyarakat, lokasi berjualan yang strategis serta harga yang bisa terjangkau oleh sasaran konsumen.

Riset Pemasaran Internasional
A.    Kerangka kerja riset pemasaran internasional
Kebanyakan studi riset pemasaran dilakukan melalui suatu urutan tugas :
1.      Mendefinisikan masalah dan informasi yang dibutuhkan untuk mendukung proses pengambilan keputusan manajemen. Dalam mendefinisikan masalah ada dua pertimbangan penting yaitu struktur pasar dan konsep produk. Struktur pasar mengacu pada luas pasar, tahap perkembangannya, jumlah pesaing dan pangsa pasar mereka, dan saluran yang digunakan untuk mendekati pasar. Pentingnya struktur pasar dalam definisi masalah diperlihatkan oleh suatu studi Reader’s Digest  tahun 1963, yang melaporkan bahwa konsumen prancis dan jerman lebih banyak memakan spaghetti disbanding konsumen italia. Penemuan ini salah. Studi tersebut hanya memperhatikan spaghetti kemasan,spaghetti bermerek,dan bukan konsumsi total spaghetti. Kita asumsikan seorang pemasar internasional tertarik memasarkan suatu produk merek yoghurt di inggris dan Thailand. Untuk itu, definisi masalah di dua Negara itu harus dibedakan. Di inggris, yoghurt mungkin dianggap sebagai produk yang menyehatkan dan membuat santai yang dikonsumsi sebelum tidur. Di Thailand, riset menentukan bahwa yoghurt di anggap sebagai makanan energy yang di konsumsi untuk menambah tenaga.
2.      Mengidentifikasi sumber informasi alternative. Setelah didefinisikan, harus di tentukan di mana informasi penting dapat ditemukan dan bagaimana mendapatkannya. Dalam beberapa kasus, studi bisa saja terbatas pada data sekunder, yaitu, informasi dari penerbitan yang dikumpulkan dari berbagai sumber.
3.      Pengumpulan data. Pengumpulan data yang actual harus direncanakan dan dilaksanakan dengan hati-hati.
4.      Analisis,interpretasi, dan penyiapan laporan. Sebagai langkah akhir, yaitu penyiapan laporam, data harus dianalisis dan diinterpretasikan. Dalam penyiapan laporan ini, sifat budaya suatu Negara juga harus diperhatikan.

B.     Informasi yang diperlukan pemasar internasional
1.      Informasi pasar. riset pasar (market research) diperlukan untuk menguji,memasuki, atau meninggalkan suatu pasar, dan mengukur kinerja pasar, pangsa pasar, serta analisis dan ramalan penjualan. Pangsa pasar (market share) menagcu pada proporsi total penjualan perusahaan dalam suatu industry selama waktu tertentu, biasanya satu tahun. Informasi penjualan (sales information) yang lalu dapat dianalisis dalam cara yang berbeda : dengan jumlah keuntungan dari produk-produk yang berbeda,denngan produktivitas penjualan kawasan . Ramalan penjualan mengacu pada perkiraan penjualan atas suatu produk dimasa datang selama periode tertentu. Ramalan penjualan adalah satu-satunya dasar yang paling penting dalam mempersiapkan anggaran.
2.      Informasi produk. Riset produk(product research) berarti riset lini produk dan riset produk individual. Jenis riset ini perlu untuk menambah,menghapus,atau untuk mengganti produk.
3.      Informasi promosi. Riset promosi (promotion research) menunjukkan riset untuk periklanan dan penjualan perorangan.
4.      Informasi distribusi. Riset distribusi (distribution research) terdiri dari riset saluran dan riset lokasi. Riset saluran dapat membantu perusahaan memutuskan saluran mana yang harus dipakai untuk mendistribusikan produknya.
5.      Informasi harga.  Suatu perusahaan menetapkan harga produknya sesuai dengan tujuan jangka-pendek dan jangka-panjang. Untuk menetapkan harga,informasi tentang kemampuan konsumen untuk membayar,reaksi penyalur, dan pengaruh harga pada permintaan adalah penting.
6.      Informasi lingkungan. Dalam mengkaji pemasaran internasional suatu Negara asing,para peneliti harus memperhitungkan lingkungan Negara asing tersebut dengan semua aspeknya hukum,politik,sosial,budaya, dan sikap, sebagaimana diperlihatkan oleh perilaku pembellian para konsumen dan praktik bisnis dari perusahaan di Negara itu.
7.      Informasi riset umum. Sebagai tambahan pada kategori yang lebih spesifik yang telah di bahas,semua riset pemasaran memerlukan empat kelompok umum dari keseluruhan informasi sebagai berikut : informasi umum tentang : (a). kondisi jenis-komunitas ; (b). kondisi bisnis ; (c). kondisi gaya hidup dan kehidupan ;(d). kondisi ekonomi umum.

Segmentasi Global, menentukan Target, dan menentukan Posisi

Segmentasi pasar global didefinisikan sebagai proses mengidentifikasi kelompok atau kumpulan pelanggan potensial pada tingkat nasional maupun sub nasional yang kianya mempunyai persamaan tingkah laku dalam membeli.
Setelah mengidentifikasikan segmen, langkah berikutnya menetapkan target, artinya mengevaluasi segmen & memfokuskan usaha pemasaran pada suatu Negara atau kelompok orang yang mempunyai respon potensial yang signifikan.
Segmentasi Pasar Global.
Sekarang ini , para agen periklanan & perusahaan global cenderung mensegmentasikan pasar dunia berdasarkan pada beberapa kriteria kunci :
1.      Demografis
Didasarkan pada karakteristik populasi yang dapat diukur ari seperti umur, jenis kelamin, pendapatan, pendidikan & pekerjaan.
2.      Psikografis
Proses pengelompokan orang dalam arti sikap, nilai-nilai yang dianut, dan gaya hidup à idealis, materialis, tradisional.
3.      Karakteristik tingkah laku & manfaat yang dicari.
Tingkah laku : memfokuskan pada apakah orang akan membeli & menggunakan suatu produk atau tidak, disamping seberapa sering & berapa banyak yang dipakainya. Konsumen dapat dikategorikan menurut tingkat penggunaan, mis : pengguna berat , sedang, ringan, bukan pengguna. Atau menurut status pengguna, mis : pengguna potensial, bukan pengguna, mantan pengguna, pengguna regular, pengguna pertama kali, dan pengguna produk pesaing.
Manfaat yang dicari : manfaat yang ditawarkan suatu produk tanpa memperdulikan wilayah geografisnya.

Menetapkan Sasaran Global
Segmentasi merupakan proses yang dipergunakan oleh pemasar untuk mengelompokkan konsumen yang mempunyai keinginan & kebutuhan yang sama.
Menetapkan sasaran adalah : tindakan mengevaluasi & membandingkan kelompok yang diidentifikasi & kemudian memilih satu atau beberapa diantaranya sebagai calon dengan potensi paling besar.
Kriteria untuk menentukan target :
1.      Besar segmen yang ada & potensi pertumbuhan
2.      Persaingan potensial
3.      Kecocokan & kelayakan.

Memilih strategi pasar sasaran global.
1.      Pemasaran globlal yang tidak membeda-bedakan . Serupa dengan pemasaran missal dalam satu Negara, pendek kata, serupa dengan melibatkan penciptaan bauran pemasaran yang sama.
2.      Pemasarn global terkonsentrasi.
Menyiapkan bauran pemasaran untuk membidik segmen tunggal di pasar global.
3.      Pemasaran global yang membeda- bedakan.
Strategi ini mencakup sasaran dua atau lebih segmen pasar yang berbeda dengan berbagai penawaran bauran pemasaran.

Menentukan posisi produk di pasar global
Pemasaran menentukan posisi yaitu suatu proses yang dipakai oleh perusahaan untuk menetapkan suatu citra dibenak konsumen relative, terhadap citra produk yang ditawarkan oleh pesaing.
Menentukan posisi teknologi tinggi ( Hi-tech Positioning )
Komputer pribadi , video & peralatan stereo, serta mobil merupakan contoh kategori produk dengan menentukan posisi teknologi tinggi terbukti efektif. Produk seperti ini sering kali dibeli atas dasar sifat –sifat produk yang konkret walaupun citra mungkin juga penting. Pembeli biasanya sudah mempunyai atau berkeinginan memperoleh informasi teknis yang cukup banyak. Dibagi 3
1.      Produk teknis : computer, bahan kimia. Contoh produk yang pembelinya mempunyai kebutuhan tertentu, perlu banyak informasi serta mempunyai bahasa yang sama. Mis : pembeli computer di Eropa & Amerika mempunyai pengetahuan yang setara mengenai mikroprosesor 486, hard dis 80 mega, 8 mega RAM.
2.      Produk untuk peminat khusus. Produk ini tidak terlalu teknis & lebih berorientasi pada waktu luang atau rekreasi, mempunyai karakteristik pengalaman yang serupa & keterlibatan pengguna yang tinggi. Bahasa yang sama & symbol yang berkaitan dengan produk seperti itu dapat mengatasi hambatan bahasa & budaya. Peralatan olah raga adidas, kamera Canon, contoh produk untuk peminat khusus yang sukses.
3.      Produk yang dapat ditunjukkan kegunaannya. Produk yang berbicara untuk dirinya sendiri dalam iklan sifat & dan manfaatnya juga berjalan dengan baik. Kamera instan Polaroid merupakan contoh produk global yang dapat ditunjukkan kegunaannya & amat sukses.
Menentukan posisi sentuhan canggih ( Hi-touch positioning )
Kurang memerlukan penekanan pada informasi khusus & lebih menekankan pada citra.
Pembeli produk sentuhan canggih juga mempunyai bahasa yang sama & sekumpulan symbol yang berkaitan dengan tema kesejahteraan, materialism, & romantisme . Ada 3 :
1.      Produk yang memecahkan masalah umum.
Kategori ini menyediakan manfaat yang berkaitan dengan moment kecil dalam kehidupan . Iklan yang menayangkan percakapan diantara teman di kafe sambil minum secangkir kopi atau menghilangkan dahaga dengan minuman ringan disiang hari ditepi pantai menempatkan produk dipusat kehidupan sehari-hari & mengkomunikasikan manfaat yang ditawarkan dengan cara yang dipahami diseluruh dunia.
2.      Produk desa global.
Wangi-wangian chanel, pakaian mode pendesain, air mineral & pizza merupakan contoh baik dari produk yang mempunyai posisi alami kuat diseluruh dunia. Dalam pasar globalproduk mungkin mempunyai daya tarik global hanya berdasaarkan pada Negara pembuatnya. Ke-Amerika-an dari Levis, Marlboro, & Harley-Davidson. Sony merupakan nama yang sinonim dengan mutu Jepang, Mercedes merupakan perwujudan insinyur Jerman yang legendaries.
3.      Produk yang menggunakan tema universal.
Beberapa tema iklan & daya tarik produk dipikirkan cukup mendasar sehingga benar bersifat transnasional. Tema tambahan adalah materialissme ( kunci untuk citra oang kaya & status ), kepahlawanan ( tema termasuk individu sederhana atau pengorbanan diri ) bermain ( waktu luang / rekreasi ) & prokreasi ( citra masa pacaran & romantisme )
Perlu dicatat bahwa beberapa produk dapat diposisikan dengan lebih dari 1 cara.
Misal : camera canggih dapat diklasifikasikan à produk teknik & untuk peminat khusus.
Produk lain mungkin diposisikan dalam mode bi-polar artinya sebagai produk berteknoloogi tinggi sekaligus sentuhan canggih.




Referensi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tugas Manajemen Pemasaran Era Revolusi Industri 4 Sistem Informasi Global Sistem informasi global adalah sistem informasi yang berb...