Tugas Manajemen Pemasaran Era Revolusi Industri 4
Sistem Informasi Global
Sistem informasi global adalah sistem
informasi yang berbasis komputer yang melintasi batas batas negara dimana
perusahaan multinasional dengan sistem tersebut bisa mengintegrasikan seluruh
kegiatan perusahaan seperti penyusunan strategi, pelaksanaan operasi antara
perusahaan induk dengan perusahaan cabangnya bahkan yang di mana perusahaan
cabangnya telah tersebar di berbagai negara lainnya.
Pengertian Riset Pemasaran Menurut Para Ahli
Riset pemasaran adalah
suatu penelitian yang sistematis serta diawali dari perumusan masalah, tujuan
penelitian, pengumpulan informasi, pengelolaan informasi hingga interpretasi
dari hasil penelitian. Pengertian menurut para ahli adalah sebagai berikut:
- Menurut Philip Kotler,
marketing research ialah perencanaan, pengumpulan, analisis serta
pelaporan yang telah disusun secara sistematis berdasarkan data atau aneka
penemuan yang sesuai dengan situasi pemasaran tertentu.
- Menurut American
Marketing Association, riset pemasaran ialah fungsi yang dapat
menghubungkan antara konsumen dan publik dengan pemasar melalui adanya
informasi dalam mengidentifikasi serta mendefinisi peluang maupun masalah
pemasaran. Dari sini akan dilakukan penyempurnaan hingga evaluasi upaya
pemasaran agar kinerja pemasaran bisa dipantau serta aneka masalah yang
muncul dapat diatasi.
- Menurut Robby Susatyo,
pengertian dari marketing research menurut makalah riset pemasaran ialah
pengidentifikasian secara lebih objektif serta sistematis yang berlanjut
pada pengumpulan, analisis hingga perangkaian data yang tujuannya ialah
memperbaiki proses pengambilan keputusan. Hal ini masih erat kaitannya
degnan solusi permasalahan serta penentuan aneka peluang di dalam proses
pemasaran tersebut.
Tujuan Riset Pemasaran
Dengan dilakukannya riset
pemasaran memiliki tujuan. Tujuannya sendiri yaitu agar dapat diketahui dan
dilakukan analisa akan berbagai hal yang dibutuhkan pasar atau masyarakat serta
agar dapat diketahui pesaing bisnis yang muncul. Melalui marketing research, akan
dapat diketahui aneka jenis produk maupun jasa yang ditawarkan, di mana produk
maupun jasa tersebut dibutuhkan serta kualitas seperti apa yang dibutuhkan
konsumen dari produk serta jasa tersebut.
Langkah-langkah Riset Pemasaran
Proses riset pemasaran akan
melalui serangkaian langkah-langkah yang dilakukan secara sistematis dan
terpadu. Berikut adalah langkah-langkah yang dilakukan dalam serangkaian proses
marketing research.
- Pertama adalah identifikasi masalah. Pihak
perusahaan akan terlebih dahulu mengidentifikasi masalah apa yang muncul
dalam bidang pemasaran sehingga dibutuhkan riset lebih lanjut.
- Setelah masalah teridentifikasi,
langkah berikutnya adalah perumusan
kerangka teori. Di sini, langkah-langkah penyelesaian masalah
melalui riset akan dirumuskan lebih lanjut.
- Ketiga adalah formulasi desain riset. Riset yang
hendak dijalankan makin dimatangkan dalam tahapan ini agar bisa dijalankan
dengan baik dan hasilnya optimal.
- Keempat ialah aktivitas lapangan
termasuk pengumpulan data.
Petugas riset akan terjun ke lapangan dan melakukan aktivitas pengumpulan
data sesuai metode yang telah dirumuskan sebelumnya.
- Kelima, dilakukan persiapan serta analisis data. Data hasil riset di
lapangan akan diolah dalam tahapan ini agar bisa disajikan dengan rapi.
- Terakhir, akan dibuat laporan marketing research serta
presentasi hasil dari penelitian atau riset yang dijalankan. Dari
keseluruhan tahapan di atas, diharapkan akan didapat hasil yang optimal
terkait langkah-langkah yang harus diambil selanjutnya berdasarkan hasil
riset untuk kemajuan perusahaan ke depannya.
Contoh Riset Pemasaran
Adapun contoh riset
pemasaran sangat banyak ditemukan dan hampir pasti akan dilakukan oleh tiap
pelaku usaha. Contoh sederhana adalah apabila kita hendak berjualan pulsa, maka
kita lakukan survey terlebih dahulu berapa harga pulsa di pasaran. Tujuannya
agar kita bisa menetapkan harga sesuai standar pasar, tidak terlalu rendah dan
tidak terlalu tinggi.
Contoh riset pemasaran
produk minuman juga tidak jauh berbeda. Misalnya kita hendak menjual es, maka
kita lakukan survey es apa yang diminati masyarakat, lokasi berjualan yang
strategis serta harga yang bisa terjangkau oleh sasaran konsumen.
Riset Pemasaran Internasional
A.
Kerangka
kerja riset pemasaran internasional
Kebanyakan studi riset pemasaran dilakukan
melalui suatu urutan tugas :
1.
Mendefinisikan
masalah dan informasi yang dibutuhkan untuk mendukung proses pengambilan
keputusan manajemen. Dalam mendefinisikan masalah ada dua pertimbangan penting yaitu
struktur pasar dan konsep produk. Struktur pasar mengacu pada luas pasar, tahap
perkembangannya, jumlah pesaing dan pangsa pasar mereka, dan saluran yang
digunakan untuk mendekati pasar. Pentingnya struktur pasar dalam definisi
masalah diperlihatkan oleh suatu studi Reader’s Digest tahun 1963, yang melaporkan bahwa konsumen
prancis dan jerman lebih banyak memakan spaghetti disbanding konsumen italia.
Penemuan ini salah. Studi tersebut hanya memperhatikan spaghetti
kemasan,spaghetti bermerek,dan bukan konsumsi total spaghetti. Kita asumsikan
seorang pemasar internasional tertarik memasarkan suatu produk merek yoghurt di
inggris dan Thailand. Untuk itu, definisi masalah di dua Negara itu harus
dibedakan. Di inggris, yoghurt mungkin dianggap sebagai produk yang menyehatkan
dan membuat santai yang dikonsumsi sebelum tidur. Di Thailand, riset menentukan
bahwa yoghurt di anggap sebagai makanan energy yang di konsumsi untuk menambah
tenaga.
2.
Mengidentifikasi
sumber informasi alternative. Setelah didefinisikan, harus di tentukan di mana
informasi penting dapat ditemukan dan bagaimana mendapatkannya. Dalam beberapa
kasus, studi bisa saja terbatas pada data sekunder, yaitu, informasi dari
penerbitan yang dikumpulkan dari berbagai sumber.
3.
Pengumpulan
data. Pengumpulan data yang actual harus direncanakan dan dilaksanakan dengan
hati-hati.
4.
Analisis,interpretasi,
dan penyiapan laporan. Sebagai langkah akhir, yaitu penyiapan laporam, data
harus dianalisis dan diinterpretasikan. Dalam penyiapan laporan ini, sifat
budaya suatu Negara juga harus diperhatikan.
B.
Informasi
yang diperlukan pemasar internasional
1.
Informasi
pasar. riset pasar (market research) diperlukan untuk menguji,memasuki, atau
meninggalkan suatu pasar, dan mengukur kinerja pasar, pangsa pasar, serta
analisis dan ramalan penjualan. Pangsa pasar (market share) menagcu pada
proporsi total penjualan perusahaan dalam suatu industry selama waktu tertentu,
biasanya satu tahun. Informasi penjualan (sales information) yang lalu dapat
dianalisis dalam cara yang berbeda : dengan jumlah keuntungan dari
produk-produk yang berbeda,denngan produktivitas penjualan kawasan . Ramalan
penjualan mengacu pada perkiraan penjualan atas suatu produk dimasa datang
selama periode tertentu. Ramalan penjualan adalah satu-satunya dasar yang
paling penting dalam mempersiapkan anggaran.
2.
Informasi
produk. Riset produk(product research) berarti riset lini produk dan riset
produk individual. Jenis riset ini perlu untuk menambah,menghapus,atau untuk
mengganti produk.
3.
Informasi
promosi. Riset promosi (promotion research) menunjukkan riset untuk periklanan
dan penjualan perorangan.
4.
Informasi
distribusi. Riset distribusi (distribution research) terdiri dari riset saluran
dan riset lokasi. Riset saluran dapat membantu perusahaan memutuskan saluran
mana yang harus dipakai untuk mendistribusikan produknya.
5.
Informasi
harga. Suatu perusahaan menetapkan harga
produknya sesuai dengan tujuan jangka-pendek dan jangka-panjang. Untuk
menetapkan harga,informasi tentang kemampuan konsumen untuk membayar,reaksi
penyalur, dan pengaruh harga pada permintaan adalah penting.
6.
Informasi
lingkungan. Dalam mengkaji pemasaran internasional suatu Negara asing,para
peneliti harus memperhitungkan lingkungan Negara asing tersebut dengan semua
aspeknya hukum,politik,sosial,budaya, dan sikap, sebagaimana diperlihatkan oleh
perilaku pembellian para konsumen dan praktik bisnis dari perusahaan di Negara
itu.
7.
Informasi
riset umum. Sebagai tambahan pada kategori yang lebih spesifik yang telah di
bahas,semua riset pemasaran memerlukan empat kelompok umum dari keseluruhan
informasi sebagai berikut : informasi umum tentang : (a). kondisi
jenis-komunitas ; (b). kondisi bisnis ; (c). kondisi gaya hidup dan kehidupan
;(d). kondisi ekonomi umum.
Segmentasi Global,
menentukan Target, dan menentukan Posisi
Segmentasi
pasar global didefinisikan sebagai proses mengidentifikasi kelompok atau
kumpulan pelanggan potensial pada tingkat nasional maupun sub nasional yang
kianya mempunyai persamaan tingkah laku dalam membeli.
Setelah
mengidentifikasikan segmen, langkah berikutnya menetapkan target, artinya
mengevaluasi segmen & memfokuskan usaha pemasaran pada suatu Negara atau
kelompok orang yang mempunyai respon potensial yang signifikan.
Segmentasi Pasar Global.
Sekarang ini , para agen periklanan
& perusahaan global cenderung mensegmentasikan pasar dunia berdasarkan pada
beberapa kriteria kunci :
1. Demografis
Didasarkan pada karakteristik populasi
yang dapat diukur ari seperti umur, jenis kelamin, pendapatan, pendidikan &
pekerjaan.
2. Psikografis
Proses pengelompokan orang dalam arti
sikap, nilai-nilai yang dianut, dan gaya hidup à idealis, materialis,
tradisional.
3. Karakteristik tingkah laku & manfaat yang
dicari.
Tingkah laku : memfokuskan pada apakah
orang akan membeli & menggunakan suatu produk atau tidak, disamping
seberapa sering & berapa banyak yang dipakainya. Konsumen dapat
dikategorikan menurut tingkat penggunaan, mis : pengguna berat , sedang,
ringan, bukan pengguna. Atau menurut status pengguna, mis : pengguna potensial,
bukan pengguna, mantan pengguna, pengguna regular, pengguna pertama kali, dan
pengguna produk pesaing.
Manfaat yang dicari : manfaat yang ditawarkan suatu produk tanpa
memperdulikan wilayah geografisnya.
Menetapkan Sasaran Global
Segmentasi
merupakan proses yang dipergunakan oleh pemasar untuk mengelompokkan konsumen
yang mempunyai keinginan & kebutuhan yang sama.
Menetapkan sasaran adalah : tindakan
mengevaluasi & membandingkan kelompok yang diidentifikasi & kemudian
memilih satu atau beberapa diantaranya sebagai calon dengan potensi paling
besar.
Kriteria untuk menentukan target :
1. Besar segmen yang ada & potensi
pertumbuhan
2. Persaingan potensial
3. Kecocokan & kelayakan.
Memilih strategi pasar sasaran global.
1. Pemasaran globlal yang tidak membeda-bedakan
. Serupa dengan pemasaran missal dalam satu Negara, pendek kata, serupa dengan
melibatkan penciptaan bauran pemasaran yang sama.
2. Pemasarn global terkonsentrasi.
Menyiapkan bauran pemasaran untuk
membidik segmen tunggal di pasar global.
3. Pemasaran global yang membeda- bedakan.
Strategi ini mencakup sasaran dua atau
lebih segmen pasar yang berbeda dengan berbagai penawaran bauran pemasaran.
Menentukan posisi produk di pasar global
Pemasaran menentukan posisi yaitu suatu
proses yang dipakai oleh perusahaan untuk menetapkan suatu citra dibenak
konsumen relative, terhadap citra produk yang ditawarkan oleh pesaing.
Menentukan posisi teknologi tinggi (
Hi-tech Positioning )
Komputer pribadi , video &
peralatan stereo, serta mobil merupakan contoh kategori produk dengan
menentukan posisi teknologi tinggi terbukti efektif. Produk seperti ini sering
kali dibeli atas dasar sifat –sifat produk yang konkret walaupun citra mungkin
juga penting. Pembeli biasanya sudah mempunyai atau berkeinginan memperoleh
informasi teknis yang cukup banyak. Dibagi 3
1. Produk teknis : computer, bahan kimia. Contoh
produk yang pembelinya mempunyai kebutuhan tertentu, perlu banyak informasi
serta mempunyai bahasa yang sama. Mis : pembeli computer di Eropa & Amerika
mempunyai pengetahuan yang setara mengenai mikroprosesor 486, hard dis 80 mega,
8 mega RAM.
2. Produk untuk peminat khusus. Produk ini tidak
terlalu teknis & lebih berorientasi pada waktu luang atau rekreasi,
mempunyai karakteristik pengalaman yang serupa & keterlibatan pengguna yang
tinggi. Bahasa yang sama & symbol yang berkaitan dengan produk seperti itu
dapat mengatasi hambatan bahasa & budaya. Peralatan olah raga adidas,
kamera Canon, contoh produk untuk peminat khusus yang sukses.
3. Produk yang dapat ditunjukkan kegunaannya.
Produk yang berbicara untuk dirinya sendiri dalam iklan sifat & dan
manfaatnya juga berjalan dengan baik. Kamera instan Polaroid merupakan contoh
produk global yang dapat ditunjukkan kegunaannya & amat sukses.
Menentukan posisi sentuhan canggih (
Hi-touch positioning )
Kurang memerlukan penekanan pada
informasi khusus & lebih menekankan pada citra.
Pembeli produk sentuhan canggih juga
mempunyai bahasa yang sama & sekumpulan symbol yang berkaitan dengan tema
kesejahteraan, materialism, & romantisme . Ada 3 :
1. Produk yang memecahkan masalah umum.
Kategori ini menyediakan manfaat yang
berkaitan dengan moment kecil dalam kehidupan . Iklan yang menayangkan
percakapan diantara teman di kafe sambil minum secangkir kopi atau
menghilangkan dahaga dengan minuman ringan disiang hari ditepi pantai
menempatkan produk dipusat kehidupan sehari-hari & mengkomunikasikan
manfaat yang ditawarkan dengan cara yang dipahami diseluruh dunia.
2. Produk desa global.
Wangi-wangian chanel, pakaian mode
pendesain, air mineral & pizza merupakan contoh baik dari produk yang
mempunyai posisi alami kuat diseluruh dunia. Dalam pasar globalproduk mungkin
mempunyai daya tarik global hanya berdasaarkan pada Negara pembuatnya.
Ke-Amerika-an dari Levis, Marlboro, & Harley-Davidson. Sony merupakan nama
yang sinonim dengan mutu Jepang, Mercedes merupakan perwujudan insinyur Jerman
yang legendaries.
3. Produk yang menggunakan tema universal.
Beberapa tema iklan & daya tarik
produk dipikirkan cukup mendasar sehingga benar bersifat transnasional. Tema
tambahan adalah materialissme ( kunci untuk citra oang kaya & status ),
kepahlawanan ( tema termasuk individu sederhana atau pengorbanan diri ) bermain
( waktu luang / rekreasi ) & prokreasi ( citra masa pacaran &
romantisme )
Perlu dicatat bahwa beberapa produk
dapat diposisikan dengan lebih dari 1 cara.
Misal : camera canggih dapat
diklasifikasikan à produk teknik & untuk peminat khusus.
Produk lain mungkin diposisikan dalam
mode bi-polar artinya sebagai produk berteknoloogi tinggi sekaligus sentuhan
canggih.
Referensi