Nama saya Kresia Henysulisdiana, anak ke-2 dari 2 bersaudara. Setiap manusia yang hidup pasti memiliki sebuah tanggung jawab yang besar dan memang harus benar benar dipenuhi, sayapun memiliki sebuah tanggung jawab. Dalam hidup saya tanggung jawab yang sangat penting yaitu berbakti kepada Allah SWT dengan menjalankan perintahnya dan menjauhi larangannya, melakukan hal baik serta meninggalkan hal buruk itu adalah sebuah tanggung jawab yang sangat besar. Tidak hanya tanggung jawab saya kepada Allah SWT, dalam lingkungan keluarga tanggung jawab saya adalah menjaga nama baik keluarga, berbakti kepada kedua orangtua, menolong orangtua jika mengalami kesulitan, membantu orangtua dalam mengerjakan pekerjaan rumah untuk meringankan tugas terutama Ibu saya dan senantiasa mendoakan keluarga saya agar makin baik. Dalam lingkungan masyarakat tanggung jawab saya sebagai seorang remaja harus dapat menjalankan karang taruna, dapat berbaur dengan warga sekitar, membimbing anak anak kecil, mengajarkan dan membantu menyelesaikan tugas anak sekolah dasar, memberitahu jika menyimpang dari pergaulan, menasihati jika ada yang membuang sampah sembarangan ataupun membakar sampah disembarang tempat sebenarnya itu adalah hal sepele namun memiliki dampak yang sangat luar biasa bagi lingkungan. Tanggung jawab saya sebagai seorang mahasiswi adalah menjalankan pendidikan dengan serius, menyelesaikan tugas, disiplin, menaati peraturan dari universitas gunadarma, berpartisipasi dalam sebuah kegiatan dan menyelesaikan pendidikan ini hingga lulus. Setelah pendidikan selesai, tanggung jawab saya semakin besar saya harus menggapai cita cita saya serta dibantu dengan doa dan usaha yang kuat. Saya juga harus dapat membahagiakan kedua orangtua saya, membuat bangga mereka, dan meraih apa yang saya inginkan.
Kamis, 12 Januari 2017
Potensi Diri
Perkenalkan nama saya Kresia Henysulisdiana, biasa dipanggil Kresia. Sebelumnya saya akan menjelaskan asal usul nama yang diberikan oleh orangtua saya, saya terlahir saat krisis moneter (krismon) makanya dinamakan "Kresia" dan nama "Heny" diambil dari nama sebuah pelabuhan yang berada di Bandar Lampung yaitu Bakauheni. Saya memeluk agama Islam, saya lahir di Jakarta 9, April 1998. Saya merupakan anak ke 2 dari 2 bersaudara. Saya mempunyai seorang kakak cowo bernama Dony, dia merupakan alumni dari Universitas Gunadarma jurusan manajemen informatika. Saya tinggal di Jl. Pangkalanjati 1 RT005/RW013, Jakarta Timur. Saya menyukai bidang olahraga terutama atletik, karena atletik salah satu olahraga yang mudah dan dapat dilakukan kapan saja.
13 tahun yang lalu saya meniti pendidikan kanak-kanak di TK Nur-Huda, setelah lulus saya melanjutkan sekolah dasar di SDN 05 pagi, Jakarta, salah satu kenangan yang tidak bisa dilupakan yaitu ketika saya bergabung dalam organisasi kepramukaan Indoensia dan saya dilantik serta dilatih agar disiplin, tegas, pantang menyerah dan berwawasan luas. 6 tahun saya bersekolah dasar, akhirnya pada 2010 saya melanjutkan pendidikan tingkat menengah pertama di SMPN 135, Jakarta. 3 tahun berlalu, pada 2013 saya lulus dan melanjutkan pendidikan menengah atas di SMAN 102, Jakarta, namun karena faktor jarak yang cukup jauh dan rawan akhirnya memutuskan untuk pindah sekolah. Saya bersekolah di 102 hanya 1 tahun, kemudian mencaritahu informasi mengenai data penerimaan murid pindah sekolah dan saya mengikuti tes di SMAN 50. Awalnya saya merasa sangat pesimis karena banyak sekali yang ingin pindah kesekolah tersebut, tetapi tidak saya sangka ternyata saya lolos tes dan diterima di SMA tersebut kemudian resmi menjadi siswi SMAN 50, Jakarta jurusan IPS.Setelah lulus dari SMAN 50, saya melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi, dengan penuh harapan saya mencoba SBMPTN namun gagal, tetapi saya tidak patah semangat dan mencoba kembali dalam jalur SNMPTN namun gagal, tak ingin berputus asa saya mencobanya kembali dalam jalur Ujian Mandiri dan gagal juga, mungkin semua itu belum rezeki saya. Kemudian saya memilih Universitas Gunadarma untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi dan memantapkan pilihan saya dalam jurusan manajemen. Saya memilih manajemen karena menyukai hal-hal ekonomi, menyukai namun terkadang pelajaran yang sulit saya tidak bisa.
Dalam jenjang perguruan tinggi ini saya berharap menjadi mahasiswi yang aktif,mengikuti banyak organisasi serta dapat menambah wawasan mengenai segala hal. Saya sebenarnya tidak dapat menilai diri sendiri, namun saya menyadari jika saya adalah orang yang pasif dan mmiliki tingkat kepercayaan diri yang kurang. Namun saya termotivasi dalam salah satu seminar yang diadakan Universitas Gunadarma bertema aktif, berani, dan kreatif yang intinya kita harus keluar dari sifat asli kita serta memusnahkan rasa takut dan berani berbicara meyampaikan pendapat. Saya menyukaihal baru yang belum pernah saya coba dan saya ingin menjadi bagian dalam suatu organisasi. Semoga lulus dari Universitas Gunadarma saya bisa menjadi lulusan yang berkompeten, berwawasan luas dan menjadi lulusan terbaik. Amin
Manusia dan Pandangan hidup
Manusia adalah makhluk hidup ciptaan Tuhan yang paling tinggi derajatnya. Dikarenakan manusia memiliki akal, pikiran dan rasa. Ketika kekayaan manusia inilah yang membuat manusia disebut sebagai khalifah di bumi ini. Tuntukan hidup manusia lebih dari pada tuntutan hidup makhluk lainnya yang membuat manusia berfikir lebih maju untuk memenuhi kebutuhan atau hajat hidupnya di dunia, baik yang bersifat jasmani maupun rohani. Dari proses ini maka lahirlah apa yang disebut kebudayaan dan pandangan terhadap hidup.
Setiap manusia memiliki pandangan hidup yang berbeda-beda mengelompokkan
pandangan hidup yang berdeda-beda akan menciptakan paham atau aliran. Pandangan hidup tidak terlepas dari masalah nilai dalam kehidupan manusia. Jadi pandangan terhadap hidup ini adalah segala sesuatu yang dihasilkan oleh akal budi manusia. Pandangan hidup dapat menjadi pegangan, bimbingan dan tuntutan seseorang ataupun masyarakat dalam menempuh kehidupan. Oleh karena itu, dalam kehidupan dunia dan akhirat pandangan hidup seseoranglah yang menentukan akhir hidup mereka sendiri. Selain itu pandangan hidup juga tidak langsung muncul dalam masyarakat, melainkan melalui berbagai proses dalam menemukan jati diri atau pandangan hidupnya. Mulai dari masa kanak-kanak hingga dewasa.
Dalam penemuan pandangan hidup tersebut, tidak lepas juga dengan pendidikan. Manusia mengetahui tentang hakikat hidup dan sebagainya adalah berasal dari pendidikan.Oleh karena itu jika kita membahas tentang pendangan hidup, tidak boleh lepas dari pendidikan manusia dapat berfikir ledih kedepan mulai dari kehidupan baik lahir dan batin.
Pengertian Pandangan Hidup
Menurut Koentjaraningrat (1980) pandangan hidup adalah nilai-nilai yang dianut oleh suatu masyarakat yang dipilih secara selektif oleh para individu dan golongan didalam masyarakat. Pandangan hidup terdiri atas cita-cita, kebajikan dan sikap hidup. Sedangkan menurut Manuel Kaisiepo 1982, pandangan hidup merupakan bagian hidup manusia. Tidak ada seorang pun tang hidup tanpa pandangan hidup meskipun tingkatannya berbeda-beda. Pandangan hidup mencerminkan citra dari seseorang karena pandangan hidup itu mencerminkan cita-cita atau aspirasinya.
Apa yang dikatakan oleh seseorang adalah pandangan hidup karena dipengaruhi oleh pola berfikir tertentu. Tetapi, terkadang sulit dikatakan sesuatu itu pandangan hidup, sebab dapat pula hanya suatuidealisasi belaka yang mengikuti kebiasaan berfikir yang sedang berlangsung di dalam masyarakat. Setiap Bangsa, Negara maupun manusia yang ingin berdiri kokoh dan mengetahui dengan jelas kearah mana tujuan yang ingin dicapainya sangatmemerlukan pandangan hidup. Dengan pandangan hidup yang jelas, suatu Bangsa, Negara maupun manusia akan memiliki pegangan dan pedoman bagaimana ia memecahkan masalah-masalah yang timbul dalam gerak masyarakat yang semakin maju. Berpedoman pada pandangan hidup itu pula seseorang akan mampu membangun dirinya.
Cita-Cita
Cita-cita adalah keinginan, harapan, tujuan yang selalu ada dalam pikiran. Pandangan hidup terdiri atas cita-cita, kebajikan, dan sikap hidup. Dalam kehidupannya manusia tidak dapat melepaskan diri dari cita-cita, kebajikan, dan sikap hidup itu. Tidak ada orang hidup tanpa cita-cita, tanpa berbuat kebajikan, dan tanpa sikap hidup. Sudah tentu kadar atau tingkat cita-cita, kebijakan dan sikap hidup itu berbeda-beda bergantung kepada pendidikan, pergaulan, dan lingkungan masing-masing.Itulah sebabnya, cita-cita, kebajikan, dan sikap hidup banyak menimbulkan daya kreativitas manusia. Banyak hasil seni yang melukiskan cita-cita, kebajikan, dan hidup seseorang. Cita-cita ini perasaan hati yang merupakan suatu keinginan, kemauan, niat, atau harapan. Cita-cita itu penting bagi manusia, karena adanya cita-cita menandakan kedinamikan manusia.Ada tiga katagori keadaan hati seseorang, keras, lunak, dan lemah. Orang yang berhati keras, tak berhenti berusaha sebelum cita-citanya tercapai. Ia tak menghiraukan rintangan, tantangan, dan segala kesulitan yang dihadapinya. Orang yang berhati lunak dalam usaha mencapai cita-citanya menyesuaikan diri dengan situasi dan kondisi. Orang yang berhati lemah, mudah terpengaruhi oleh situasi dan kondisi. Cita-cita, keinginan, harapan, banyak menimbulkan daya kreatifitas para seniman. Banyak hasil seni seperti: drama, novel, film, musik, tari, filsafat yang lahir dari kandungan cita-cita, keinginan, harapan dan tujuan.
Kebajikan
Kebajikan atau kebaikan atau perbuatan yang mendatangkan kebaikan pada hakikatnya sama dengan perbuatan moral, perbuatan yang sesuai dengan norma-norma agama atau etika. Manusia adalah seorang pribadi yang utuh yang terdiri atas jiwa dan badan. Manusia merupakan makhluk sosial: manusia hidup bermasyarakat, manusia saling membutuhkan, saling menolong, saling menghargai sesama anggota masyarakat. Sebaliknya pula saling mencurigai, saling membenci, saling merugikan, dan sebagainya.
Untuk melihat apa itu kebajikan, kita harus melihat dari tiga segi, yaitu: manusia sebagai pribadi, manusia sebagai anggota masyarakat, dan manusia sebagai makhluk Tuhan.Manusia sebagai pribadi dapat menentukan baik dan buruk. Yang menentukan baik dan buruk itu suara hati. Suara hati itu semacam bisikan dalam hati untuk menimbang perbuatan baik atau tidak. Jadi suara hati itu merupakan hakim terhadap diri sendiri. Suara hati masyarakat, yang menentukan baik dan buruk adalah suara hati masyarakat. Suara hati manusia adalah baik, tetapi belum tentu suara hati masyarakat menganggap baik. Demikian pula manusia sebagai makhluk Tuhan, manusia pun harus mendengar suara hati Tuhan. Tuhan selalu membisikkan agar manusia berbuat baik dan mengelak perbuatan yang tidak baik. Jadi kebajikan itu adalah perbuatan yang selaras dengan suara hati kita, suara hati masyarakat dan hukum Tuhan. Kebajikan berarti berkata sopan, santun, barbahasa baik, bertingkah laku baik, ramah tamah terhadap siapapun, berpakaian sopan agar tidak merangsang bagi yang melihatnya. Namun ada pula kebajikan semu, yaitu kejahatan yang berselubung kebajikan.
Usaha/Perjuangan
adalah kerja keras untuk mewujudkan cita-cita, Setiap Manusia harus kerja keras untuk kelanjutan hidupnya. sebagian kehidupan manusia adalah perjuangan. Perjuangan untuk hidup merupakan kodrat manusia. Tanpa perjuangan manusia tidak dapat hidup sempurna. Kerja keras dapat dilakukan dengan otak/ilmu maupun tenaga/jasmani atau dengan keduanya. Untuk bekerja keras manusia dibatasi oleh kemampuan, karena kemampuan itulah tingkat kemakmuran manusia berbeda-beda.
Keyakinan/Kepercayaan
Menurut Prof. Dr. Harun Nasution (bahan ceramah pada perantaran pengajar Ilmu Budaya Dasar di Bukit Tinggi, 1981), menurut beliau ada tiga aliran filsafat:
a. Aliran Naturalisme
Hidup manusia dihubungkan dengan kekuatan gaib yang merupakan kekuatan tertinggi. Kekuatan gaib itu dari natur, dan natur itu dari Tuhan. Tetapi bagi yang tidak percaya pada Tuhan, natur itulah yang tinggi. Tuhan menciptakan alam semesta lengkap dengan hukum-hukumnya, secara mutlak di kuasai Tuhan. Manusia sebagai makhluk tidak mampu menguasai alam ini karena manusia itu lemah, manusia hanya dapat berusaha dan berencana tapi yang menentukannya adalah Tuhan.
Bagi yang percaya pada Tuhan, Tuhan itulah kekuasaan tertinggi. Manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan, karena itu manusia mengabdi pada ajaran-ajaran Tuhan yaitu agama. Ajaran agama ada dua yaitu:
ü Ajaran agama yang dogmatis yaitu yang di sampaikan Tuhan melalui Nabi-Nabi, sifatnya tetap dan tidak berubah
ü Ajaran agama dari pemuka-pemuka agama, yaitu sebagai hasil pemikiran manusia, sifatnya relatif (terbatas) dan berubah sesuai dengan perkembangan agama.
Apabila aliran naturalisme ini di hubungkan dengan pandangan hidup maka keyakinan manusia itu bermula dari Tuhan. Jadi, pandangan hidup yang dilandasi oleh ajaran-ajaran agama, manusia yakin bahwa kebajikan itu di ridhai oleh Tuhan. Pandangan hidup yang dilandasi bahwa Tuhanlah kekuasaan tertinggi, yang menentukan segala-galanya disebut pandangan hidup keagamaan (religius), sebaliknya apabila manusia tidak mengakui adanya Tuhan, natur adalah kekuatan tertinggi, maka keyakinan itu berasal dari natur dan pandangan hidup yang dilandasi oleh natur, manusia yakin bahwa kebajikan itu kebajikan natur dan pandangan hidup ini sifatnya ateistik. Disebut pandangan hidup komunisme.
b. Aliran Intelektualisme
Dasar aliran ini adalah akal atau logika. Manusia mengutamakan akal, dengan akal manusia berfikir. Mana yang benar menurut akal itulah yang baik, walaupun mungkin bertentangan dengan hati nurani . akal berasal dari bahasa Arab yang artinya Kalbu yang berpusat dihati, sehingga timbullah istilah “Hati Nurani” artinya daya rasa.
Apabila aliran ini di hubungkan dengan pandangan hidup, maka keyahinan manusia itu bermula dari akal. Jadi, pandangan hidup itu dilandasi oleh keyakinan, kebenaran yang diterima akal. Benar menurut akal itulah yang baik. Manusia yakin bahwa kebajikan hanya dapat diperoleh dengan akal.
c. Aliran Gabungan
Aliran gabungan adalah kekuatan gaib dan juga akal. Kekuatan gaib artinya kekuatan yang berasal dari Tuhan, percaya adanya Tuhan sebagai dasar keyakinan. Sedangkan akal adalah dasar kebudayaan, yang menentukan benar tidaknya sesuatu. Segala sesuatu dinilai dengan akal, baik sebagai logika berfikir maupun sebagai lohika rasa. Jadi, apa yang benar menurut logika berfikir, juga dapat diterima oleh hati nurani. Logika berfikir tidak ditekankan pada logika berfikit individu, melainkan logika berfikir kolektef (masyarakat) pandangan hidup ini adalah disebut sosialisme akal dalam arti baik sebagai logika berfikir maupun sebagai daya rasa, logika berfikir secara individual maupun kolektif. Pandangan hidup ini disebut sosialisme religius. Dua pandangan hidup ini terdapat perbedaan pokok. Pandangan hidup sosialisme menekan pada logika berfikir kolektif, sedangkan pandangan hidup sosialisme religius menekan pada logika berfikir kolektif dan individual. Pandangan hidup sosialisme mengutamakan logika berfikir dari pada hati nurani, sedangkan sosialisme religius mengutamakan kedua-duanya, logika berfikir dan hati nurani.
Langkah Berpandangan Hidup Yang Baik
Setiap manusia pasti mempunyai pandangan hidup apapun dan bagaimanapun itu untuk dapat mencapai dan berhasil dalam kehidupan yang diinginkannya. Tetapi apapun itu, yang terpenting adalah memiliki pandangan hidup yang baik agar dapat mencapai tujuan dan cita-cita dengan baik pula. Adapun langkah-langkah berpandangan hidup yang baik yakni:
A. Mengenal
Mengenal merupakan suatu kodrat bagi manusia yaitu merupakan tahap pertama dari setiap aktivitas hidupnya yang dalam jal ini mengenal apa itu pandangan hidup. Tentunya kita yakin dan sadar bahwa setiap manusia itu pasti mempunyai pandangan hidup, maka kita dapat memastikan bahwa pandangan hidup itu ada sejak manusia itu ada, dan bahkan hidup itu ada sebelum manusia itu belum turun ke dunia
B. Mengerti
Tahap kedua untuk berpandangan hidup yang baik adalah mengerti. Mengerti disini dimaksudkan mengerti terhadap pandangan hidup itu sendiri. Bila dalam bemegara kita berpandangan pada Pancasila, maka dalam berpandangan hidup pada Pancasila kita hendaknya mengerti apa Pancasila dan bagaimana mengatur kehidupan bemegara. Begitu juga bagi yang berpandangan hidup pada agama Islam. Hendaknya kita mengerti apa itu Al-Qur’an, Hadist dan ijmak itu dan bagaimana ketiganya itu mengatur kehidupan baik di dunia maupun di akhirat.
C. Menghayati
Langkah selanjutnya setelah mengerti pandangan hidup adalah menghayati pandangan hidup itu. Dengan menghayati pandangan hidup kita memperoleh gambaran yang tepat dan benar mengenai kebenaran pandangan hdiup itu sendiri.
Menghayati disini dapat diibaratkan menghayati nilai-nilai yang terkandung didalamnya, yaitu dengan memperluas dan mernperdalam pengetahuan mengenai pandangan hidup itu sendiri. Langkah-langkah yang dapat ditempuh dalam rangka menghayati ini, menganalisa hal-hal yang berhubungan dengan pandangan hidup, bertanya kepada orang yang dianggap lebih tahu dan lebih berpengalaman mengenai isi pandangan hidup itu atau mengenai pandangan hidup itu sendiri. Jadi dengan menghayati pandangan hidup kita akan memperoleh mengenai kebenaran tentang pandangan hidup itu sendiri.
D. Meyakini
Setelah mengetahui kebenaran dan validitas, baik secara kemanusiaan, maupun ditinjau dari segi kemasyarakatan maupun negara dan dari kehidupan di akherat, maka hendaknya kita meyakini pandangan hidup yang telah kita hayati itu. Meyakini ini merupakan suatu hal untuk cenderung memperoleh suatu kepastian sehingga dapat mencapai suatu tujuan hidupnya.
E. Mengabdi
Pengabdian merupakan sesuatu hal yang penting dalam menghayati dan meyakini sesuatu yang telah dibenarkan dan diterima baik oleh dirinya lebih-lebih oleh orang lain. Dengan mengabdi maka kita akan merasakan manfaatnya. Sedangkan perwujudan manfaat mengabdi ini dapat dirasakan oleh pribadi kita sendiri. Dan manfaat itu sendiri bisa terwujud di masa masih hidup dan atau sesudah meninggal yaitu di alam akhirat.
Contoh kasus
Seseorang yang mempunyai keinginan untuk bekerja dibagian pertambangan dan ayahnyapun sangat mendukung akan hal itu, karena menurutnya bekerja di sebuah pertambangan merupakan salah satu pekerjaan yang mulia. Setelah lulus SMA seorang anak bernama Wahyu mengikuti tes untuk masuk ke sebuah perguruan tinggi yang sangat ia idam idamkan yaitu ITS dan ITB, namun dalam tes SNMPTN maupun SBMPTN tidak ada yang lolos satupun, ia sangat sedih bahkan kecewa akan hal ini, namun karena tekad yang sangat kuat dan pantang menyerah ia tetap berusaha menggapai impiannya. Sang ayah menyuruhnya mengikuti tes ujian mandiri, namun sang ayah bingung karena tidak ada biaya untuk mengikuti tes tersebut. Lantas sang ayah berfikiran untuk menjual barang berharga satu satunya yaitu motor tua. Setelah sang ayah menjual motor tuanya, akhirnya wahyu dapat mengikuti tes ujian mandiri, namun gagal. Sang ayah sangat sedih, namun ia tetap mensyukuri apa yang terjadi dan beranggapan mungkin ini semua bukan rezeki anaknya dan Allah mempunyai rencana yang sangat indah.. Akhirnya wahyu memutuskan untuk bekerja, ia menjadi supir pribadi yang jauh dari harapan sang ayah yaitu bekerja pada bidang pertambangan. Wahyu menjadi supir pribadi dari seorang pembisnis besi. 3 tahun wahyu menjadi supir pembisnis besi, ia selalu diajak ke toko besi dan diberitahu mengenai besi yang bagus dan berkualitas. Ketika wahyu sedang bekerja ia mendapat kabar bahwa sang ayah masuk rumah sakit dan ia langsung menjenguknya, tak lama kemudian sang ayah meninggal karena sakit stroke yang dideritanya. Wahyu sangat terpukul untuk kejadian ini, ayah yang selalu menyemangatinya telah meninggalkan untuk selamanya dan akhirnya wahyu hidup sebatangkara.
Majikan wahyu berdiskusi dengan istrinya, mereka ingin mengangkat wahyu menjadi anaknya karena tidak mempunyai anak dan sang istri sangat menyetujui keinginan sang suami. Mereka menceritakan hal ini ke wahyu dan wahyu menerimanya, akhirnya mereka resmi mengangkat wahyu sebagai anaknya.Orangtua angkat wahyu, mewariskan usaha besinya kepada wahyu dan ia sangat kaget bahkan tidak menyangka akan hal ini. Akhirnya wahyu menjadi seorang pembisnis besi yang besar. Ketika teman temannya masih mengeyam pendidikan di perguruan tinggi, wahyu telah menjadi seorang pembisnis. Ketika teman temannya melamar pekerjaan, wahyu telah mapan dan siap untuk menikah. Wahyu sangat mensyukuri in semua, keinginannya untuk bekerja dipertambangan pupus namun ia bisa menjadi seorang pengusaha besi yang sukses walaupun hanya lulusan SMA.
Dari kasus tersebut dapat kita ambil hikmahnya yaitu pantang menyerah dan tetap semangat. Kita harus mensyukuri apapun yang terjadi, menerima kenyataan namun terus berdoa untuk yang terbaik. Ketika apa yang kita harapkan tidak terwujud, bukan berarti Allah tidak akan mengabulkan doa kita namun Dia memiliki rencana tersendiri yang lebih indah dari yang kita fikirkan. Manusia boleh berencana namun Allah yang berkehendak. Teruslah gapai impian mu setinggi langit
Kesimpulan
Pandangan hidup merupakan bagaimana manusia memandang kehidupannya. Setiap orang memiliki pandangan hidup yang berdeda-beda dan melahirkan suatu paham. Wujud pandangan hidup manusia berkaitan dengan cita-cita, kebajikan, dan sikap hidup. Cita-cita merupakan pandangan hidup di masa yang akan datang. kebajikan secara nyata dan dapat dirasakan melalui tingkah lakunya. Dan, dalam hal ini, tingkah laku manusia sebagai perwujudan kebajikan inilah yang akan dikemukakan karena wujudnya dapat dilihat dan dirasakan. Karena tingkah laku bersumber pada pandangan hidup, maka setiap orang memiliki tingkah laku sendiri-sendiri yang berbeda dari orang lain dan tergantung dari pembawaan, lingkungan, dan pengalaman. Dalam setiap perbuatan, manusia harus memahami etika yang berlaku dalam masyarakat. Sehingga kehidupan dalam memasyarakat menjadi tenang dan tentram.
http://rayrizqie.blogspot.co.id/2015/06/bab-8-manusia-dan-pandangan-hidup.html
Manusia dan Penderitaan
Setiap manusia yang hidup di dunia pasti pernah merasakan penderitaan, baik itu ringan atau berat. Hidup tidaklah selalu bahagia tuhan memiliki caranya sendiri untuk mengukur sebarapa kuat iman kepadanya. Hidup di duniapun tidak selalu menderita, sedih, ataupun susah. Penderitaan selalu datang tak terduga, manusia takkan pernah tau kapan , jam berapa, menit keberapa, dan detik keberapa penderitaan akan datang menghampiri hidupnya. Manusia hanya perlu menjalani hidupnya dengan sebaik baiknya dengan aturan yang berlaku dan sesuai kepercayaan yang ia anut.
Pengertian penderitaan
Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari bahasa sansekerta yaitu dhra yang artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan adalah menanggung atau menjalani sesuatu yang sangat tidak menyenangkan yang dapat dirasakan oleh manusia. Setiap manusia pasti pernah mengalami penderitaan baik secara fisik maupun batin. Penderitaan juga termasuk realitas dunia dan manusia. Intensitas penderitaan manusia bertingkat-tingkat, ada yang berat dan ada juga yang ringan. Namun, peranan individu juga menentukan berat tidaknya suatu intensitas penderitaan.
Baik dalam Al Quran maupun kitab suci agama lain banyak surat dan ayat yang menguraikan tentang penderitaan yang dialami oleh manusia atau berisi peringatan bagi manusia akan adanya penderitaan. Tetapi umumnya manusia kurang memperhatikan peringatan tersebut, sehingga manusia mengalami penderitaan. Menurut agama penderitaan itu adalah teguran dari tuhan. Penderitaan ada yang ringan dan berat contoh penderitaan yang ringan adalah ketika seseorang mengalami kegagalan dalam menggapai keinginannya. Sedangkan contoh dari penderitaan berat adalah ketika seorang manusia mengalami kejadian pahit dalam hidupnya hingga ia merasa tertekan jiwanya sampai terkadang ingin mengakhiri hidupnya.
Memang harus diakui, di antara kita dan dalam masyarakat masih terdapat banyak orang yang sungguh-sungguh berkehendak baik, yaitu manusia yang merasa prihatin atas aneka tindakan kejam yang ditujukan kepada sesama manusia yang tidak saja prihatin, melainkan berperan serta mengurangi penderitaan sesamanya, bahkan juga berusaha untuk mencegah penderitaan atau paling tidak menguranginya, serta manusia yang berusaha keras tanpa pamrih untuk melindungi, memelihara dan mengembangkan lingkungan alam ciptaan secara berkelanjutan. Ada keinginan alamiah manusia untuk menghindari penderitaan. Tetapi justru penderitaan itu merupakan bagian yang terkandung dalam kemanusiaannya.
Hubungan Manusia dengan Penderitaan
Allah adalah pencipta segala sesuatu yang ada di alam semesta ini. Dia-lah yang maha kuasa atas segala yang ada isi jagad raya ini. Beliau menciptakan mahluk yang bernyawa dan tak bernyawa. Allah tetap kekal dan tak pernah terikat dengan penderitaan.
Mahluk bernyawa memiliki sifat ingin tepenuhi segala hasrat dan keinginannya. Apa bila tidak terpenuhi manusia akan mengalami penderitaan. Dan bila sengaja tidak di penuhi manusia telah melakukang penganiayaan. Namun bila hasrat menjadi patokan untuk selalu di penuhi akan membawa pada kesesatan yang berujung pada penderitaan kekal di akhirat.
Manusia sebagai mahluk yang berakal dan berfikir, tidak hanya menggunakan insting namun juga pemikirannya dan perasaanya. Tidak hanya naluri namun juga nurani.
Manusia diciptakan sebagai mahluk yang paling mulia namun manusia tidak dapat berdiri sendiri secara mutlak. Manusia perlu menjaga dirinya dan selalu mengharapkan perlindungan kepada penciptanya. Manusia memerlukan rasa aman agar dirinya terhidar dari penyiksaan. Manusia selau berusaha memahami kehendak Allah, karena bila hanya memenuhi kehendak untuk mencapai hasrat, walau tidak menderita didunia, namun sikap memenuhi kehendak hanya akan membawa pada pintu-pintu kesesatan dan membawa pada penyiksaan didalam neraka.
Banyak yang salah kaprah dalam menyikapi penderitaan. Ada yang menganggap sebagai menikmati rasa sakit sehingga tidak beranjak dari kesesatan. Sangat terlihat penderitaan memiliki kaitan dengan kehidupan manusia berupa siksaan, kemudian rasa sakit, yang terkadang membuat manusia mengalami kekalutan mental. Apa bila manusia tidak mampu melewati proses tersebut dengan ketabahan, di akherat kelak dapat menggiring manusia pada penyiksaan yang pedih di dalam neraka. Adapun akan lebih jelas akan dibahas sebagai berikut.
Penderitaan yang muncul karena perbuatan buruk manusia
Menurut pandangan saya, penderitaan ini muncul disebabkan hubungan antara manusia dengan lingkungan sekitarnya baik dengan antar sesama manusia ataupun dengan alam. Penderitaan ini dapat muncul karena ketidak harmonisan antara elemen satu dengan yang lainnya. contohnya pada hubungan dalam bermasyarakat, ada kalanya didalam bermasyarakat terdapat perbedaan pendapat yang dapat menimbulkan perselisihan diantara satu dengan yang lainnya, hal ini bisa saja mengakibatkan timbulnya rasa dengki, marah, bahkan saling menuduh atau menjelek-jelekan.
Dari sinilah penderitaan muncul karena perbuatan saling tidak menyukai tersebut. dalam hal ini, penderitaan yang dialami adalah penderitaan secara batin karena terdapat rasa sakit hati apabila ada seseorang yang menjelek-jelekan bahkan rasa itu bisa saja semakin sakit apabila sudah terjadi pertengkaran yang membuat hubungan didalam masyarakat sudah tidak ada rasa nyaman dan aman. Selain karena ketidak harmonisan dengan sesama, ketidak harmonisan dengan alam juga dapat membawa penderitaan. contohnya apa yang sedang terjadi saat ini yaitu bencana alam terjadi dimana-mana. karena kesalahan manusia terhadap alam lah yang membuat alam menjadi tidak bersahabat lagi dengan manusia maka muncul lah penderitaan pada setiap orang yang terkena bencana alam. penderitaan yang dialami adalah penderitaan secara fisik dan batin, karena mereka yang terkena bencana alam harus rela kehilangan harta benda bahkan keluarga mereka.
Penderitaan yang muncul karena suatu penyakit/siksaan
Penderitaan manusia dapat juga terjadi akibat penyakit atau siksaan / azab Tuhan. Namun kesabaran, tawakal, dan optimism dapat merupakan usaha manusia untuk mengatasi penderitaan itu. Banyak contoh kasus penderitaan semacam ini dialami manusia. Beberapa kasus penderitaan dapat diungkapkan berikut ini : Seorang anak lelaki buta sejak diahirkan, diasuh dengan tabah oleh orang tuanya. Ia disekolahkan, kecerdasannya luar biasa. Walaupun ia tidak dapat melihat dengan mata hatinya terang benderang. Karena kecerdasannya, ia memperoleh pendidikan sampai di universitas dan akhirnya memperoleh gelar doctor di Universitas Sourbone Perancis. Dia adalah Prof.Dr. Thaha Husen, guru besar Universitas di Kairo, Mesir.
Pengaruh Penderitaan
Orang yang mengalami penderitaan mungkin akan memperoleh pengaruh bermacam-macam dan sikap dalam dirinya. Sikap yang timbul dapat berupa sikap positif ataupun sikap negatif. Sikap negatif misalnya penyesalan karena tidak bahagia, sikap kecewa, putus asa, ingin bunuh diri. Sikap mi diungkapkan dalam peribahasa “sesal dahulu pendapatan, sesal kemudian tak berguna”, “nasi sudah menjadi bubur”. Kelanjutan dan sikap negatif ini dapat timbul sikap anti, misalnya anti kawin atau tidak mau kawin, tidak punya gairah hidup.
Sikap positif yaitu sikap optimis mengatasi penderitaan hidup, bahwa hidup bukan rangkaian penderitaan, melainkan perjuangan membebaskan diri dan penderitaan, dan penderitaan itu adalah hanya bagian dan kehidupan. Sikap positif biasanya kreatif, tidak mudah menyerah, bahkan mungkin timbul sikap keras atau sikap anti, misalnya anti kawin paksa, ia berjuang menentang kawin paksa; anti ibu tiri, ia berjuang melawan sikap ibu tiri; anti kekerasan, ia berjuang menentang kekerasan, dan lain-lain.Apabila sikap negatif dan sikap positif ini dikomunikasikan oleh para seniman kepada para pembaca, penonton, maka para pembaca, para penonton akan memberikan penilaiannya.Penilaian itu dapat berupa kemauan untuk mengadakan perubahan nilai-nilai kehidupan dalam masyarakat dengan tujuan perbaikan keadaan. Keadaan yang sudah tidak sesuai ditinggalkan dan diganti dengan keadaan yang lebih sesuai. Keadaan yang berupa hambatan harus disingkirkan.
Contoh kasus
Kemiskinan adalah keadaan ketidakmampuan dalam memenuhi kebutuhan, baik dalam hal sandang, pangan, maupun papan dll. Kemiskinan disebabkan karena beberapa hal, diantaranya adalah kurangnya pendidikan sehingga kualitas SDM rendah, pengangguran karena langkanya lapangan kerja, dan kekurangan SDA akibat pemakaian yang berlebihan.
Dizaman globalisasi modern seperti ini masih banyak keluarga yang kekurangan. Salah satunya adalah sebuah keluarga yang tergolong miskin disebabkan oleh rendahnya pendidikan yang bertempat tinggal di bantaran kali ciliwung, Jakarta Timur. Keluarga tersebut terdiri dari seorang kepala keluarga, istri, dan 3 orang anak. Dimana sang suami dan istri hanya tamatan sd, sehingga hidup mereka sekarang serba kekurangan. Sehari-hari sang suami bekerja sebagai buruh serabutan, sedangkan sang istri hanya sebagai buruh cuci dari rumah ke rumah. Pendapatan mereka tidak menentu, bahkan seringkali jauh dari kata cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Akibat dari pendapatan yang tidak seberapa, tidak makanpun sudah menjadi hal yang biasa bagi keluaga ini. Anak-anaknya pun putus sekolah karena orang tua mereka tidak mampu membiayai kebutuhan sekolah. Terpaksa sang anakpun harus ikut bekerja menjadi pemulung barang rongsok demi membantu memenuhi kebutuhan hidup mereka sekeluarga. Sungguh miris pada zaman seperti ini, para pejabat yang terhormat melakukan korupsi namun anak sekolah yang seharusnya belajar harus putus karena tidak adanya biaya. Kemiskinan seperti ini membuat penderitaan bagi keluarga tersebut, ini disebabkan Karena rendahnya kualitas pendidikan. Dari contoh pendidikan yang rendah menyebabkan penderitaan yang berkepanjangan dalam satu keluarga, namun jika salah satu keluarga tersebut memiliki suatu hal yang bisa menciptakan inovasi mungkin saja bisa menolong keluarga tersebut.
Dalam kasus tersebut, kemiskinan terjadi akibat rendahnya pendidikan yang turun temurun karena tekanan ekonomi yang sulit untuk di penuhi. Padahal, harusnya anak anak yang lahir dari orangtua berpendidikan rendah justru menjadi sosok yang akan memperbaiki status ekonomi keluarga dengan cara mengikuti jenjang pendidikan setinggi tingginya. Dari contoh pendidikan yang rendah menyebabkan penderitaan yang berkepanjangan dalam satu keluarga, namun jika salah satu keluarga tersebut memiliki suatu hal yang bisa menciptakan inovasi mungkin saja bisa menolong keluarga tersebut. Semakin tinggi pendidikan, semakin santai pekerjaan. Tetapi sebaliknya, semakin rendah pendidikan, maka semakin berat pula pekerjaan nantinya.
Dari contoh kasus diatas kita harus memikirkan suatu hal dengan amat sangat matang, pendidikan merupakan suatu hal yang penting bahkan sangat penting, karena pendidikan merupakan salah satu penyebab perubahannya dunia dan untuk memajukan Negara lebih baik karena Negara memerlukan generasi dengan potensi yang tinggi untuk menjadikan Negara yang maju dalam setiap hal bidang . Solusi dalam penderitaan kali ini adalah dengan memberikan pendidikan keterampilan dan memfasilitasi lapangan kerja tetap untuk para orangtua miskin, dan memberikan bantuan beasiswa pendidikan bagi anak anak dari keluarga miskin.
Kesimpulan
Pada hakekatnya penderitaan dan manusia itu berdampingan bahkan penderitaan itu selalu ada karena penderitaan merupakain rangkaian dari kehidupan. Setiap orang pasti pernah mengalami penderitaan, penderitaan itu dapat teratasi tergantung seseorang menyikapi penderitaan tersebut. Banyak hikmah dan pelajaran yang dapat diambil dari penderitaan. Tidak semua penderitaan yang dialami oleh seseorang membawa pengaruh buruk bagi orang yang mengalaminya, melainkan dengan penderitaan kita dapat mengetahui kesalahan apa yang telah kita perbuat untuk menginstropeksi diri. Karena penderitaan tidak akan muncul jika tidak ada penyebabnya. Agar manusia tidak mengalami penderitaan yang berat untuk itu manusia harus bisa menjaga sikap dan perilaku baik kepada sesama manusia, alam sekitar, maupun kepada Allah SWT, Karena dengan kita menjaga sikap dan perilaku antar sesama manusia, alam sekitar, dan Allah SWT, kita akan hidup dengan nyaman dan tentram tidak ada gangguan dari siapapun. Selain itu kita harus yakin dan percaya bahwa Tuhan tidak akan memberikan cobaan diluar batas kemampuan umatnya. Untuk lebih mudah menerima segala kesedihan dan penderitaan hidup kita harus lebih mendekatkan diri kepada Tuhan berserah diri dan menerima segala sesuatu yang ada dengan syukur selalu. Karena dalam masalah yang ada saya yakin ada makna yang tersembunyi didalamnya sehingga kita harus menbuatnya menjadi pengalaman hidup, karena Pengalaman adalah Guru yang Baik
http://hasuna13.blogspot.co.id/2015/04/babi-pendahuluan-a.html
http://rayrizqie.blogspot.co.id/2015/05/ibd-bab-6-manusia-dan-penderitaan.html
http://vanillabluse.blogspot.co.id/2014/05/makalah-manusia-dan-penderitaan.html
Manusia dan keindahan
Setiap manusia yang lahir pasti dibekali dengan banyak keindahan, baik keindahan dari dalam maupun dari luar. Kata keindahan berasal dari kata “indah” yang berarti bagus, permai, cantik, elok, molek dan sebagainya. Keidahan identik dengan kebenaran. Keindahan kebenaran dan kebenaran adalah keindahan. Keduanya mempunyai nilai yang sama yaitu abadi, dan mempunyai daya tarik yang selalu bertambah. Yang tidak mengandung kebenaran berarti tidak indah. Keindahan juga bersifat universal, artinya tidak terikat oleh selera perseorangan, waktu dan tempat, kedaerahan, selera mode, dan budaya.
Pengertian Manusia
Manusia adalah makhluk ciptaan Allah SWT yang paling sempurna dibandingkan dengan makhluk hidup lainnya, karena manusia mempunyai dibekali dengan akal dan pikiran untuk berfikir secara kritis, logis serta dinamis. Selain itu jika diartikan secara umum adalah manusia sebagai makhluk pribadi dan makhluk social, karena bukan hanya diri sendiri saja tetapi manusia perlu bantuan dari orang lain, maka sebab itu manusia dikatakan sebagai makhluk sosial.
Secara bahasa manusia berasal dari kata “manu” (Sansekerta), “mens” (Latin) yang berarti berpikir, berakal budi atau makhluk yang mampu menguasai makhluk lain. Secara biologi, manusia diartikan sebagai sebuah spesies primata dari golongan mamalia yang dilengkapi otak berkemampuan fikir tinggi.
Penggolongan manusia yang paling utama adalah berdasarkan jenis kelamin. Secara alamiah, jenis kelamin seorang anak yang baru lahir entah laki-laki atau perempuan. Anak muda laki-laki dikenal sebagai putra dan laki-laki dewasa sebagai pria. Anak muda perempuan dikenal sebagai putri dan perempuan dewasa sebagai wanita.
Hakekat manusia :
· Mahkluk ciptaan Tuhan yang terdiri dari tubuh dan jiwa sebagai satu kesatuan yang utuh.
· Mahkluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna jika dibandingkan dengan mahkluk hidup lainnya.
· Mahkluk Biokultural yaitu mahkluk hayati dan budayawi.
· Mahkluk ciptaan Tuhan yang terkait dengan lingkungan, mempunyai kualitas dan martabat karena kemampuan bekerja dan berkarya
PengertianKeindahan Keindahan berasal dari kata “indah”, yang mengandung rasa senang bila melihatnya dan merasakannya.Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, keindahan dapat pula diartikan sebagai keadaan yang enak dipandang, cantik, bagus, benar dan elok. Keindahan dipelajari sebagai bagian dari estetika, sosiologi, psikologi sosial, dan budaya.
Sebuah "kecantikan yang ideal" adalah salah satu faktor yang dikagumi, atau salah satu hal yang dikaitkan dengan keindahan dalam suatu budaya tertentu, untuk kesempurnaannya.
Ruang lingkup keindahan bagi manusia sangat luas, seluas keanekaragaman budaya dan sesuai dengan perkembangan peradaban teknologi, karena itu keindahan dapat dikatakan sebagai bagian hidup dari manusia. Jadi keindahan yang seluas-luasnya dapat meliputi Keindahan Seni, Keindahan Alam, Keindahan Moral dan Keindahan Intelektual. Keindahan atau keelokan merupakan sifat dan ciri dari manusia, hewan, tempat, objek, atau gagasan yang memberikan pengalaman persepsi kesenangan, bermakna, atau kepuasan.
Ada 2 nilai yang penting dalam Keindahan :
1. Nilai ekstrinsik yakni nilai yang terkandung dari benda atau sesuatu itu sendiri. Contohnya tarian yang disebut halus dan kasar.
2. Nilai intristik adalah nilai baik yang terkandung dari benda yang bersangkutan.
Contohnya : pesan puisi yang ingin disampaikan oleh pembaca.
Cara untuk Mengetahui Suatu Keindahan
1.Renungan Renungan berasal dari kata renung, merenung artinya secara diam-diam memikirkan sesuatu secara dalam-dalam. Sudah tentu kadar renungannya satu sarna lain berbeda, meskipun obyek yang direnungkan sama, lebih pula apabila obyek renungannya berbeda. Jadi apa yang direnungkan itu bergantung kepada obyek dan subyek.
2.Keserasian Keserasian berasal dari kata serasi yang artinya cocok, sesuai, atau tepat. Kata cocok sesuai atau tepat mengandung unsur pengertian perpaduan, ukuran dan seimbang.Karena itu sebagian ahli pikir berpendapat, bahwa keindahan ialah sejumlah kualitas pokok tertentu yang terdapat pada suatuhal.
3.Kehalusan Kehalusan berasal dari kata halus artinya lembut, sopan, beradab.Oleh karena itu kehalusan dapat menunjukan nilai keindahan seseorang dan sikap kasar bisa mengurangi nilai keindahan dari seseorang.
4.Kontemplasi Suatu proses merenungkan atau berpikir penuh secara dalam untuk mencari makna, manfaat, dan tujuan.
Hubungan Manusia dengan Keindahan
Manusia dan keindahan memang tak bisa dipisahkan sehingga kita harus melestarikan hasil dari keindahan yang telah dituangkan dalam berbagai bentuk kesenian seperti ;seni rupa, seni suara serta seni pertunjukan lainnya yang menjadi bagian dari suatu kebudayaan membanggakan. Karena itu keindahan dapat dikatakan sebagai bagian dari hidup manusia.
Manusia yang menikmati keindahan berarti manusia mempunyai pengalaman keindahan. Keindahan tersebut pada dasarnya bersifat almiah dan tidak berlebihan serta tidak kurang. Orang yang mempunyai konsep keindahan adalah orang yang mampu berimajinasi, rajin dan kreatif dalam menghubungkan benda satu dengan yang lainya. Dengan kata lain imajinasi merupakan proses menghubungkan suatu benda dengan benda lain sebagai objek imajinasi.
Jadi keindahan mempunyai dimensi interaksi yang sangat luas baik hubungan manusia dengan benda, manusia dengan manusia, manusia dengan Tuhan, dan bagi orang itu sendiri yang melakukan interaksi. Pengungkapan keindahan dalam karya seni didasari oleh motivasi tertentu dan dengan tujuan tertentu pula. Motivasi itu dapat berupa pengalaman atau kenyataan mengenai penderitaan hidup manusia, mengenai perubahan nilai-nilai dalam masyarakat, mengenai keagungan Tuhan, dan sebagainya. Tujuannya tentu saja dilihat dari segi nilai kehidupan manusia, martabat manusia, kegunaan bagi manusia. Keindahan juga dapat dilihat dari seni tari, seni tari juga memiliki unsur keindahan.
Contoh
Seni Tari
Pengertian seni tari secara umum adalah menggerakan tubuh serta dibarengi dengan irama atau musik yang dilakukan untuk mengekspresikan serta mengungkapkan perasaan, pikiran dan maksud tertentu. Gerakan dalam tarian disesuaikan dengan musik sehingga menimbulkan sebuah keserasian yang indah dalam gerakan dan musik serta menimbulkan daya tarik dan pesona untuk lainnya.
Untuk menciptakan keserasian dalam sebuah tarian yang indah, ada beberapa unsur utama, yaitu:
Raga, Sebuah seni tari harus menonjolkan gerakan badan, dan badan juga sebagai unsur utama dalam menari. Agar sebuah tarian menjadi indah diperlukan kombinasi gerakan pada beberapa anggota tubuh seperti lenggokan, lirikan mata dan ekspresi.
Irama, Sebuah seni tari harus memiliki gerak ritmis yang sesuai dengan irama pengiringnya, baik dari tempo maupun iramanya. Jika sebuah tarian diiringi musik yang ritmis maka tarian akan sangat dinikmati.
Rasa, Sebuah seni tari harus mampu menyampaikan pesan perasaan yang disalurkan melalui gerakan sebuah tarian dan ekspresi dari penarinya. Dalam sebuah tarian, unsur rasa juga harus dipenuhi supaya pesan tariannya sampai.
Rias dan Kostum, Agar lebih mengena, maka akan lebih bagus bila dilengkapi dengan riasan dan kostum yang sesuai dengan tema tariannya. Sehingga ekspresi muka dan gerak tariannya bisa menambah pesona dan keindahan sebuah pertunjukan tari
Tari Tradisional, sebuah tarian yang diwariskan secara turun temurun serta dilestarikan dan menjadi bagian dari budaya sebuah daerah. Dalam tari tradisional terdapat filosofi, nilai, simbol dan juga unsur religius. Tarian tradisional biasanya tidak mengalami perubahan cukup besar, baik dari segi irama pengiring, formasi gerakan maupun riasan dan kostum yang dipakai.
Tari modern atau tari masa kini adalah tarian yang merupakan ciptaan kaum muda dan sifatnya mencari popularitas dengan menciptakan rangkaian gerak yang sedang ngetren dan umumnya bentuk tarian seperti ini digemari oleh masyarakat muda. Bentuk tarian modern yang belum lama hilang dari pandangan kita yaitu jenis tari break dance. Tari modern bertumpu pada kebebasan kreativitas individu, tanpa sepatu guna mendekati kewajaran keindahan kaki. Hal ini berbeda dengan balet yang dalam perkembangannya semakin menjauhi tema kenyataan duniawi yang memang sesuai dengan ideal dan teknik tariannya.
Namun di era yang modern ini seni tari sering disalahgunakan, sebagai contoh kejadian yang akhir-akhir ini marak terjadi yaitu modern dance yang terlalu berlebihan baik dari segi tata rias, kostum, gerakan, irama dan lain sebagainya. Kejadian ini sangat memprihatinkan, zamannya sekarang tarian lebih menonjolkan sisi fulgar seorang penari pada tarian modern dance mulai dari kostum, tata rias sampai gerakannya. Berbeda pada zaman dahulu tarian yang dibawakan oleh seorang penari memiliki gerakan mengandung unsur keindahan dan memberikan sebuah makna tersirat. Namun pada zaman sekarang di era globalisasi banyak anak muda atau generasi penerus bangsa indonesia yang tidak perduli dan menganggap kuno budaya bangsa indonesia yang diturunkan oleh nenek moyang. Kebudayaan barat yang masuk ke Indonesia membuat pengaruh besar terhadap penerus bangsa Indonesia, akibatnya anak muda sekarang tidak memiliki rasa cintanya terhadap kebudayaan Indonesia. Mulai dari tingkah laku, model pakaian yang fulgar serta gaya hidup berlebihan dan tidak baik untuk ditiru oleh anak muda penerus bangsa Indonesia. Kita sebagai bangsa Indonesia tidak harus menutup diri terhadap perkembangan zaman, namun harus lebih memilih hal-hal yang dapat ditiru serta yang tidak boleh ditiru karena kurang baik.
KESIMPULAN
Hubungan manusia dan keindahan sangatlah erat, kerena rasa suka akan keindahan telah menjadi satu kesatuan dalam diri manusia. Meskipun dalam pribadi seseorang tidak dapat melakukan dan menerapkan rasa keindahan pada intinya seseorang tersebut tetap menyukai akan keindahan.
Banyak cara yang dilakukan oleh manusia itu sendiri dalam mencari keindahan. Orang yang suka terhadap seni maka dia akan menemukan keindahan dalam kesenian yang digelutinya dan banyak juga cara lainnya untuk mencari keindahan yaitu dengan merenungkan suatu hal, dengan perenungan tersebut akan ditemukan rasa dan nilai keindahan yang diinginkan. Namun keindahan sering disalah artikan, keindahan manusia tidak hanya dalam paras wajah, penampilan ataupun gaya hidup namun keindahan lebih enak terlihat natural serta tidak berlebihan karena sesuatu yang berlebihan tidak akan berakhir baik.
Daftar pustaka
http://beoneofheroes.blogspot.co.id/2013/04/tugas-ilmu-budaya-dasar-softskill.html
https://mariefrancis65.wordpress.com/2013/12/03/makalah-tugas-ibd-ilmu-budaya-dasar-manusia-dan-keindahan/
http://kliping.co/pengertian-seni-tari-unsur-jenis-fungsi/
Tugas Manajemen Pemasaran Era Revolusi Industri 4 Sistem Informasi Global Sistem informasi global adalah sistem informasi yang berb...
-
Menjelaskan teori terkait konsep pemasaran global, kekuatan yang mendorong dan menghambat orientasi manajemen, dan bisnis internasional. ...
-
Budaya organisasi adalah sebuah sistem makna bersama yang dianut oleh para anggota yang membedakan suatu organisasi dari organisas...
-
Manusia adalah makhluk hidup ciptaan Tuhan yang paling tinggi derajatnya. Dikarenakan manusia memiliki akal, pikiran dan rasa. Ketik...